oui [French] = Yes [English]; day [English]= Hari [Indonesia]; it's all about of simply me. Just say 'oui' for all good wishes and better quality of life. Yes!!! it's Me, Ouiday (read: widay) :)
Rabu, 23 Juli 2008
Haru Biru...
Banyak kejadian yang mempermainkan adrenalin, menit ini tenang, tanpa dinyana dalam beberapa menit ke depan saya bisa melonjak kegirangan maupun menangis tanpa sebab.
Setahun 10 hari berlalu, kemarin saya tersenyum bangga sambil menitikan air mata terharu biru [meskipun bukan untuk yang pertama kali]. Bagaimana tidak, ketika saya membuka pintu depan dan mengucapkan salam, Subhanallah ada tangan kecil yang membuka pintu kamar dan sontak mengangkat tubuhnya berdiri, dengan setengah berlari kecil Razka menyongsong kegirangan kehadiran saya di rumah.
Och.... nanda, kau telah menyadari bahwa kepergian bunda pagi hari akan pulang ke rumah dengan penat, sehingga kau perlu memberikan ekspresi bahagiamu untuk melenyapkan seluruh kelelahan bunda hari itu. Terima kasih Allah.... terima kasih sayang....
Yang saya rasakan, "beginilah rasanya dibutuhkan dan dinanti oleh sang buah hati".
I love your spontanity my baby....
Your smile and laugh, have touch my heart.
Senin, 14 Juli 2008
Ultah Pertama
Razka cakep [kata Mas Raul], maaf ya.... kalau bunda gak bisa kasih kado istimewa buat Razka, tapi bunda akan selalu punya doa istimewa untuk keselamatan dan syukur bunda atas hadirnya Razka dalam hidup bunda.
Razka sayang.... tetaplah menjadi 'jagoan bunda' yang sholeh, artinya Razka harus menjadi pemuda yang mencintai Allah SWT, menjunjung tinggi AlQur'an Nur Karim, mengidolakan Rasullullah Muhammad SAW, memegang teguh hadist nabi, mencintai agama Allah SWT, membela kebenaran, hormat pada ayah bunda, sayang kakak dan adik, sopan pada orang-orang yang lebih tua, santun terhadap kerabat dan sahabat, rajin mencari ilmu dan ikhtiar di jalan Allah SWT, senang beramal, selalu ingin membantu orang yang kurang beruntung.
Razka ganteng.... [kata Tante Na] doa bunda banyak yach..... karena katanya kalau minta sama Allah gak boleh tanggung-tanggung, dan bunda percaya Allah pasti mendengar dan akan menepati janjiNya sebagaimana janji kepada orang-orang yang beriman.
Anakku.... ayah bunda bukan orang yang sempurna, tapi bunda berharap Razka tidak meniru kekurangan kami ya nak.....
Ya Allah yaa Robb jauhkanlah keburukan kami dari anak-anak kami, tambahkanlah kebaikan kami kepada mereka, sebagaimana telah Kau tambahkan kebaikan bagi orang-orang yang beriman.
Yaa Allah lindungilah anak-anak kami sebagaimana Kau melindungi orang-orang beriman dari kekafiran.
Sesungguhnya kami bukanlah ahli surga namun kami sangat takut akan azabMu yaa Allah....
Astaghfirullah.... astaghfirullah.... astaghfirullah.....
Happy Birthday Razka!!!
Selasa, 08 Juli 2008
Razka's First Step
Gak apa nak, bunda bangga banget karena mas Razka gak takut dan mau mencoba, bunda yakin seminggu lagi --pas ultah 1 nanti-- mas Razka pasti sudah lancar jalan.
O iya, Razka termasuk anak yang belajar jalan tanpa bantuan alat [baby walker], pun tanpa mau dititah-titah. Razka berusaha sendiri, dari merangkak, berdiri dan melangkah, meskipun harus jatuh bangun, nungging-nungging, jongkok, cari-cari pegangan buat rambatan, pokoknya dia melakukan segala cara, bahkan terkadang oops nomplok kalau dirasa tujuannya sudah semakin dekat. Bunda salut deh, karena semua itu mas Razka lalui tanpa menangis dan putus asa.
Semoga Razka menjadi anak yang ’tough’ kelak, amiin yaa robbal alamiin.
I luv u my gorgeous son,
--tapi maaf digicam-nya masih dipinjam jadi belum bisa foto ’langkah pertama Razka’ deh....--
Don’t worry, I’ll keep it in my memory.
Selasa, 24 Juni 2008
How sweet Razka is
Ceritanya begini, seperti biasanya kalau ayah-bunda pulang kantor dan Mas Razka belum tidur, kami sempatkan bermain-main dan bercanda, ternyata hari ini Mas Razka suka sekali dengan suara ”hi hi...” yang bunda tirukan dari Eko Patrio di acara Soulmate Indosiar, mas Razka sampai terkekeh, saking keasikan mengulang-ulang suara tersebut alhasil bunda yang memang lagi batuk, malah jadi batuk hebat. Tanpa dinyana, mas Razka yang kebetulan sedang berdiri di samping bunda, tanpa diaba-aba menepuk-nepuk dada bunda sebagaimana yang bunda lakukan kalau mas Razka sedang batuk.
Aduuh..... bunda dan ayah sampai terpana dan terharu, untung tidak membuat bunda lupa bilang ”terima kasih nak” seketika mas Razka menatap bunda sambil menyeringai lucu, oooooch..... Subhanallah semoga kelak Mas Razka menjadi anak yang kaya kecerdasan emosionalnya ya.....
Yaa Allah Yang Maha Rahim dan Maha Mengetahui sesungguhnya hanya kepada Engkaulah hamba memohon ampun dan petunjuk, jadikanlah kami orang tua yang dapat menjadi tauladan anak-anak kami kelak.
Yaa Allah Maha Penguasa Alam, hanya Engkaulah yang dapat membolak-balikkan hati, hanya kepada Engkaulah kami memohon untuk dijauhkan dari godaan syetan dan jadikanlah anak-anak kami mencintaiMu melebihi apapun di dunia ini.
Amiin.....
-bunda selalu berdoa untuk Razka-
Jumat, 13 Juni 2008
Razka's 1st Plane Trip
Untungnya ayah pergi lebih dulu dengan mobil bersama papa mertua dan adik ipar, sehingga barang-barang saya titipkan di mobil, sedangkan saya dan si mbak plus Razka naik pesawat dan cukup membawa kebutuhan makan-minum serta baju salin Razka sekedarnya.
Tapi tetep ribet, sambil menunggu peasawat yang delay 1 jam Razka mulai bosan, semua mainan yang dibawa dibuangnya, belum lagi dia pup, ketika 20 menit lagi masuk pesawat. Herannya Razka kok gak mau tidur siang, padahal kami sengaja ambil jadwal keberangkatan pkl. 14.05 [jam tidur siangnya Razka].
Ketika pulang ayah gak bisa ikut mobil karena papa dan ibu mau silaturahmi dulu ke kerabat di Yogya, sedangkan masa cuti kami sudah habis. Mau titip barang banyak-banyak juga gak enak, jadinya kami hanya bisa menitipkan babybather-nya Razka. Pakaian dan sebagian oleh-oleh kami pack sedemikian rupa agar bisa masuk koper dan kami gak kebanyakan tentengan, maklum oleh-olehnya aja ada kali 15 kg, banyak pesanan bandeng presto hehehehehe……
Sebenarnya perjalanan pulang ini membuat saya lebih tenang karena ada suami. Tapi… di pesawat Razka lapar, buru–buru saya keluarkan makanan Razka yang sudah saya kemas dalam botol bersendok, ketika makanan tinggal sedikit agak susah dikeluarkan, saya crut-crut, badan botol dipencet-pencet dan di kocok-kocok, oops makanan terlempar ke kursi belakang, mana Razka sudah mangap-mangap, sambil tak henti minta maaf ke penumpang belakang, saya berusaha menenangkan Razka, dan si mbak yang muabookkk [lupa minum antimo], suami juga sibuk lap-lap makanan Razka yang muncrat ke kursi pesawat. Belum lagi Razka minta berdiri, dan ketika di’liling’ sama penumpang belakang dia malah nuangis…. Hwaaaa……. Heboh deh, dan 10 menit lagi pesawat ‘landing’, Alhamdulillah....
Begitulah drama 55 menit di pesawat bersama Razka yang menjadi kenangan maniez ;p
Selasa, 03 Juni 2008
My Hubby's Birthday
Ayah.... bunda gak berharap banyak, karena bunda tahu di kematangan usia ayah saat ini, ayah tahu apa yang ayah harus lakukan.
Ayah.... bunda hanya bisa berdoa dan berdoa, memohon dan memohon kepada Allah SWT agar selalu ditingkatkan iman Islamnya, ditambahkan kesolehannya, serta diringankan langkahnya untuk selalu beribadah dan beribadah.
Ayah.... semoga cinta bunda dan Razka menjadikan ayah sebagai imam yang akan membimbing dan mendekatkan kami ke dalam ridhlo Allah Sang Penguasa alam semesta.
Ayah.... maafkan bunda jika belum dapat memberikan yang terbaik dalam kehidupan ayah, semoga kehadiran Razka menjadi pengikat cinta kita, dan menjadikan keluarga kita sakinah, mawaddah dan warrahmah, amiin.
Ayah.... semoga tidak pernah bosan....
Our 2nd Anniversary
